Fungsi Inspect Elemen Untuk Menganalisis Struktur Template

Inspect element adalah salah satu fitur pada browser, jika anda adalah pengguna browser mozilla atau chrome pasti tidak asing dengan fitur inspect ini. Lalu apakah fungsi inspect elemen tersebut? yap, sebenarnya secara umum fungsi inspect element adalah untuk melihat struktur halaman pada halaman web yang sedang terbuka.

Dengan fungsi inspect element memungkinkan kita untuk melihat kode-kode pada halaman web yang sedang terbuka pada tab browser, kode-kode yang dapat kita lihat adalah seperti kode html, css, php, javascript, dll. Dengan fitur inspect ini kita juga bisa menganalisis kode-kode yang tergabung dalam kolom/grup tertentu seperti css pada sidebar, navbar, footer, dll.

Jika anda adalah pengguna blogger.com, fitur inspect ini sangat membantu dalam mencari kode yang akan anda edit, contohnya jika anda ingin merubah struktur kode pada sidebar blog/template blog anda maka tinggal menggunakan fitur inspect element ini dengan mengklik kanan pada browser dan klik inspect, contoh seperti pada gambar di bawah:

Fungsi Inspect Elemen

Pada gambar di atas (klik gambar untuk memperbesar) saya mengarahkan kursor mouse pada bagian sidebar maka akan muncul keterangan mengenai sidebar blog yaitu sidebar-wrapper. Baiklah selanjutnya kita akan mencoba menganalisis kode pada footer template, lihat pada gambar di bawah:

Fungsi Inspect Elemen

Pada gambar di atas saya mengarahkan kursor ke arah footer blog maka akan muncul keterangan struktur kode pada footer blog tersebut, pada gambar di atas terdapat keterangan footer-wrapper, dimana kode tersebutlah yang berfungsi untuk menampilkan footer blog.

Itulah sekilas fungsi tentang inspect element pada browser dan fungsinya pada template blog. Semoga artikel singkat ini dapat berguna dan bermanfaat. Terima kasih.

Pilih Menggunakan Sub Domain Atau Sub Directory?

Dalam dunia blogging dan website kita mengenal istilah domain, ya, domain adalah sebuah alamat yang menunjukkan identitas blog/website anda, namun domain memerlukan nama sehingga ketika orang mengetikkan alamat url blog maka akan mengarahkan url tersebut ke situs anda, sebagai contoh: erislabs.id, erislabs adalah nama domainnya sedangkan .id adalah domain. Harap bedakan antara nama domain dan domain walaupun sebenarnya definisi kedua istilah tersebut hampir sama.

Sudah mengerti kan penggambaran tentang domain? nah, pada artikel ini saya akan membahas sesuatu yang berkaitan dengan domain, hal tersebut adalah sub domain dan sub directory domain. Kita mulai dari sub domain, saya akan menjelaskan pengertian sub domain secara simple dan umum, sub domain adalah nama domain di depan nama domain utama, sebagai contoh: blog.erislabs.id, kata "blog" adalah sub domain sedangkan "erislabs.id" adalah nama domain utama. Contoh halaman blog dengan url sub domain blog.erislabs.id, lihat pada gambar di bawah:

Pilih Menggunakan Sub Domain Atau Sub Directory?

Kemudian sub directory, apa itu sub directory? sub directory adalah sebuah folder di dalam server yang di arahkan ke domain, contoh: erislabs.id/profile/eris.php, nah dari alamat tersebut yang termasuk sub directory adalah "profile". Jadi sub directory berada di belakang nama domain, berbeda dengan sub domain. Biasanya sub directory digunakan pada situs yang menggunakan web server sendiri (self host) baik itu berupa shared hosting, vps, dedicated server, dll. Contoh penggunaan sub directory pada web server, lihat pada gambar di bawah:

Pilih Menggunakan Sub Domain Atau Sub Directory?

Manakah Yang Lebih SEO, Sub Domain Atau Sub Directory?

Nah inilah yang sering menjadi pertanyaan orang-orang, baik itu di grup facebook, forum-forum blogging, forum-forum website, dll. Jawaban dari pertanyaan di atas sebenarnya beragam dan jawaban dari tiap orang bisa saja berbeda. Namun saya akan menjelaskan sedikit mengenai sub domain dan sub directory ini, tentu saja menurut definisi saya sendiri namun silahkan anda serap dan pahami dengan positif.

Sub Domain

Menurut saya lebih bagus manakah penggunaan sub domain atau sub directory untuk SEO? jawaban saya adalah keduanya sama-sama bagus dalam hal SEO dan tergantung pada pemanfaatannya saja. Sebagai contoh anda mempunyai nama domain umum seperti: www.tipsarticle.com namun anda ingin membuat sub domain dengan isi mengenai kesehatan dan muncullah situs baru contoh: kesehatan.tipsarticle.com. Yang perlu anda pahami adalah www.tipsarticle.com dan kesehatan.tipsarticle.com adalah situs yang berbeda.

Sub Directory

Sedangkan contoh penerapan sub directory adalah penambahan folder di dalam server, contoh: www.tipsarticle.com/kesehatan, nah "kesehatan" itulah folder sub directory nya, anda bisa menambahkan artikel tentang kesehatan di dalam sub directory tersebut, jika anda pengguna cms wordpress tanpa anda sadari sudah menggunakan fungsi sub directory yaitu pada kategori artikel. Contoh: www.tipsarticle.com/category/kesehatan.

Dari kedua penjelasan di atas sudah bisakah anda membedakan fungsi sub domain dan sub directory bukan? berbicara mengenai SEO tergantung pada pengelolaannya, kita ambil contoh website besar yang memanfaatkan sub domain, contoh: http://sport.detik.com, http://finance.viva.co.id, dll.

Kelebihan Dan Kekurangan Sub Domain Dan Sub Directory

Kelebihan pada sub domain adalah anda bisa membuat web/situs baru tanpa menggangu kredibilitas nama domain utama, dalam arti sub domain anda adalah sebuah situs baru dan fresh. Kelemahan pada sub domain adalah anda harus mengoptimasi situs anda dari awal karena page rank, serp, dll pada sub domain tidak akan sama dengan domain utama.

Sedangkan kelebihan pada penggunaan sub directory adalah serp, page rank, dll mengikuti nama domain utama karena sub directory masih termasuk dalam kategori domain utama, jika anda pengguna SSL (koneksi protokol https) sub directory akan mengikuti protokol https juga. Kelemahan pada sub directory adalah tidak bisa membuat situs baru dan hanya bernaung pada situs utama.

Itulah sekilas penjelasan mengenai sub domain dan sub directory menurut definisi saya sendiri, sebenarnya sub domain juga bisa menggunakan SSL (protokol https) hanya saja SSL yang bertipe wild card, tentu saja SSL jenis tersebut harganya relatif mahal. Saya sendiri menggunakan fungsi sub domain pada blogger seperti membuat sub domain untuk blog demo, sedangkan fungsi sub directory saya manfaatkan untuk membuat landing page profile untuk website saya (self host menggunakan web server). Mungkin sampai disini saja pembahasan tentang "Pilih Menggunakan Sub Domain Atau Sub Directory?" semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat, jika ada kritik, saran maupun pertanyaan silahkan berkomentar pada halaman ini, sekian dan terima kasih.

Cara Membuat Email Di Cpanel Hosting

Jika anda adalah salah satu pengguna web server tentunya anda wajib mempunyai webmail tersendiri untuk website. Biasanya webmail (email) diakses dengan alamat url webmail.domainanda.com atau domainanda.com/webmail.

Apa gunanya webmail ini? fungsi dan kegunaannya tentu saja sama seperti email lainnya (contoh: email google, email yahoo) hanya saja dengan webmail anda bisa merubah alamat email sesuka hati anda dan yang paling keren adalah akhiran alamat email anda sesuai dengan nama domain anda.

Nah pada artikel kali ini saya akan share cara membuat email di cpanel hosting, mungkin ada di antara pengguna web server (cpanel apache) yang belum mengetahui cara membuat alamat email sendiri di cpanel. Oleh karena itu saya akan membagikan cara yang termudah, simple tentu saja akan mudah dimengerti dan di praktekkan langsung.

Baiklah langsung saja pada topik pembahasan, silahkan login pada cpanel hosting anda dengan alamat cpanel.namadomain.com atau namadomain.com/cpanel, lalu masukkan username dan password anda lalu klik log in.


Kemudian pada menu email pilih email account, contoh lihat kolom merah pada gambar di bawah:


Setelah itu anda akan masuk di halaman pembuatan email account, isilah form pada "add email account" isilah email, password dan mailbox quota. Saya membuat email dengan alamat cp@namadomain.com dan saya menggunakan 5mb space untuk mailbox, untuk space isi saja sesuai kebutuhan anda. Lalu klik create account.


Jika anda sudah meng-klik create account maka email anda akan di buat, setelah itu akan muncul pesan bahwa email sudah di buat, gambar di bawah menunjukkan bahwa email anda sudah siap digunakan:


Selamat anda sudah mempunyai alamat email sendiri, kemudian anda hanya perlu login ke email anda dengan alamat webmail.namadomain.com atau namadomain.com/webmail. Jika sudah muncul tampilan login webmail silahkan masukkan email dan password anda.


Itulah tutorial tentang "Cara Membuat Email Di Cpanel Hosting" dengan webmail ini anda bisa mengirimkan dan menerima email seperti biasa dengan alamat email yang sudah anda buat. Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat untuk kita semua, sekian dan terima kasih.

Cara Instalasi/Pemasangan SSL Di Web Server

Pada kesempatan kali ini saya akan share cara memasang atau instalasi SSL pada web server, jika anda pengguna web server terutama cpanel (apache web server) anda datang ketempat yang tepat. Saya akan membahas cara penginstalan SSL secara lengkap dan tentunya mudah untuk dimengerti. Apa itu SSL? Dalam dunia web pasti anda pernah mendengar kata SSL. SSL itu sendiri merupakan singkatan dari Secure Socket Layer. SSL berfungsi untuk enkripsi data yang di transfer dari web server ke web browser sehingga data yang dikirimkan dari web server sulit untuk dibaca. Intinya SSL ini berguna untuk pengamanan web anda.

Beberapa hari yang lalu tepatnya tanggal 20 Mei 2016 saya order Comodo Possitive SSL di namecheap, karena kebetulan saat itu sedang ada promo jadi harga lebih murah dari pada yang biasanya, saya mendapat price $4 saat itu (harga normal $9). Ternyata setelah selesai order, SSL yang dibeli tidak langsung aktif, namun kita harus setting kode CSR terlebih dahulu di web server agar authority domain, dns, dll bisa terbaca oleh SSL baru yang akan di pasang.

Pada dasarnya, bukan hanya di namecheap.com, di situs lain pun jika anda meng-order SSL maka settingannya akan sama, oleh karena itu dari artikel ini mungkin akan berguna untuk anda yang baru saja order SSL baru dan belum tahu cara memasangnya di web server. Baiklah langsung saja saya mulai tipsnya, yang pertama pastikan bahwa proses order SSL anda sudah selesai dalam arti proses bayar membayar sudah tuntas. Silahkan login ke halaman pengguna (member area) tempat anda membeli SSL. Saya sendiri menggunakan jasa namecheap.com untuk SSL di situs saya.

Cara Instalasi/Pemasangan SSL Di Web Server

Langkah 1: Membuat/Generate CSR

CSR adalah singkatan dari certificate signing request, CSR ini akan di butuhkan nanti untuk settingan awal di namecheap, ada beberapa penyedia jasa SSL yang tidak memerlukan CSR. Baiklah berikut ini adalah langkah-langkah membuat CSR kode untuk SSL baru.

Kemudian silahkan login ke cpanel web server anda, misalnya cpanel.namadomain.com atau namadomain.com/cpanel. Kemudian pada menu "Security" di cpanel silahkan pilih/klik SSL/TLS. Lihat pada gambar dibawah:

Cara Instalasi/Pemasangan SSL Di Web Server

Kemudian akan terbuka halaman SSL pilih/klik pada "Generate, view, upload, or delete your private keys." lihat kolom merah pada gambar dibawah:

Cara Instalasi/Pemasangan SSL Di Web Server

Setelah masuk ke halaman Private Keys (KEY) silahkan generate kode key, kode ini berfungsi untuk menampilkan kode CSR nanti, kolom deskripsi di kosongkan saja, dan jangan lupa mengganti key size menjadi 2048 bits setelah itu klik tombol generate. Lihat pada gambar di bawah:

Cara Instalasi/Pemasangan SSL Di Web Server

Cara Instalasi/Pemasangan SSL Di Web Server

Setelah kode key di buat, kode tersebut tidak perlu kita gunakan, yang akan kita gunakan adalah kode CSRnya, selanjutnya adalah membuat kode CSR, silahkan kembali ke halaman sebelumnya. Kemudian pilih CSR. Lihat kolom merah pada gambar di bawah:

Cara Instalasi/Pemasangan SSL Di Web Server

Setelah masuk ke halaman CSR, isilah kolom-kolom pada halaman tersebut dengan data anda, harap gunakan alphanumric (huruf dan angka) pada pengisian kolomnya. Dibawah ini contoh pengisiannya yang benar:

Key* [pilih 2048 bits]
Domain* [masukkan url domain anda, contoh: idwebshare.net]
City* [masukkan nama kota anda]
State* [masukkan provinsi]
Country* [indonesia]
Company* [isi terserah anda, misalnya: erislabs]
Company Division* [isi terserah anda, jangan samakan dengan company]
Email* [email aktif anda]
Passprhase* [dikosongkan saja]
Description* [dikosongkan saja]

Setelah semua kolom pada halaman CSR sudah terisi dengan lengkap klik "generate" untuk membuat kode CSR, maka kode CSR anda sudah berhasil di buat. Lihat gambar dibawah contoh hasil kode CSR yang sudah dibuat:

Cara Instalasi/Pemasangan SSL Di Web Server

Jangan lupa untuk mengcopy kode CSR anda di notepad karena nanti akan di masukkan ke settingan SSL di halaman member namescheap.com. Anda hanya perlu mengcopy kodenya saja (tanpa -----BEGIN CERTIFICATE REQUEST----- dan -----END CERTIFICATE REQUEST-----).

Langkah 2: Memasukkan CSR kode ke SSL

Nah setelah kode CSR sudah selesai anda buat di cpanel hosting anda, selanjutnya adalah memasang kode CSR tersebut di SSL setting di member area namecheap.com, CSR ini berfugsi untuk authorize kepemilikan web server. Setelah anda memasukkan CSR di settingan SSL, selanjutnya anda hanya perlu menyelesaikan proses pengaktifan SSL. Biasanya kode sertifikat SSL (CRT) akan dikirimkan lewat email.

Langkah 3: Memasang CRT (certificate) SSL di web server

Bukalah email anda yang sudah anda isi pada saat instalasi kode CSR tadi, biasanya pihak SSL akan mengirimkan kode CRT lewat email. Kemudian bukalah kembali cpanel hosting anda, kemudian pilih instal ssl sites pada menu SSL/TLS. Lihat pada gambar di bawah:

Cara Instalasi/Pemasangan SSL Di Web Server

Kemudian masukkan kode CRT ke dalam kolom certificate dan klik pada autofil by certificate, lihat contoh pada gambar dibawah:

Cara Instalasi/Pemasangan SSL Di Web Server

Setelah silahkan simpan settingan CRT anda. Untuk melihat apakah certificate SSL sudah terpasang atau belum silahkan klik pada CRT di halaman SSL/TLS cpanel anda. Itulah sekilas cara tentang "Cara Instalasi/Pemasangan SSL Di Web Server". Pada artikel ini saya menggunakan jasa namecheap dalam order SSL, bagi anda yang menggunakan jasa lain pada dasarnya settingannya sama, dan yang terpenting adalah anda sudah bisa men-generate kode CSR, karena tanpa CSR tidak akan bisa membuat CRT (certificate). Sekian artikel ini saya buat semoga dapat berguna dan bermanfaat, terima kasih.
Demo Comodo Possitive SSL di website saya: https://idwebshare.net.

Cara Instalasi Xampp Dan Membuat Database Baru

Artikel ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya yaitu "Dasar-dasar website: Hal-Hal Yang Perlu Dipelajari Sebelum Membuat Website". Dan pada kesempatan kali ini saya akan share cara mudah menginstal xampp versi terbaru dan membuat database pada xampp. Artikel ini akan saya update jika ada perubahan dari cara-cara instalasi xampp dan pembuatan databasenya.

Sebelumnya pastikan anda sudah mempunyai software xampp, pada artikel ini saya akan share cara instalasi xampp menggunakan sistem operasi windows, jika anda pengguna linux atau mac anda juga bisa menerapkan cara ini karena pada dasarnya cara instalasi dan pembuatan database disetiap versi xampp adalah sama. Jika anda belum mempunyai software xampp (versi windows, linux, atau mac) silahkan download versi terbarunya dengan mengklik link dibawah:

https://www.apachefriends.org/download.html

Setelah anda selesai mendownload software xampp silahkan jalankan software tersebut dengan mengklik 2x (double click) pada master software xampp hasil download tadi, maka akan muncul menu awal seperti gambar di bawah:

Cara Instalasi Xampp Dan Membuat Database Baru

Tekan/klik saja next, lalu centang semua fungsi xampp, lihat pada gambar dibawah:

Cara Instalasi Xampp Dan Membuat Database Baru

Tentukan lokasi penyimpanan xampp, lalu klik next lagi

Cara Instalasi Xampp Dan Membuat Database Baru

Hilangkan saja centang pada "Learn more about Bitnami for XAMPP" anda juga dapat mencentangnya jika anda ingin mempelajari tentang Bitnami lebih lanjut.

Cara Instalasi Xampp Dan Membuat Database Baru

Lalu next

Cara Instalasi Xampp Dan Membuat Database Baru

Tunggulah proses instalasi sampai selesai, silahkan buat coffee atau makan cemilan sambil menunggu, xixixi.

Cara Instalasi Xampp Dan Membuat Database Baru

Jika proses instalasi sudah selesai silahkan buka aplikasi xampp, biasanya akan muncul shortcut di dekstop, anda juga bisa menjalankan programnya lewat start menu atau langsung pada folder xampp tempat anda menginstal xampp anda. Gambar di bawah adalah menu awal xampp:

Cara Instalasi Xampp Dan Membuat Database Baru

Langsung saja pada topik pembahasan selanjutnya yaitu membuat database pada xampp, sebelumnya anda harus menjalankan Apache dan MySQL, silahkan klik Start pada Apache dan MySQL jika apache dan mysql sudah berjalan maka akan tampil menu seperti dibawah:

Cara Instalasi Xampp Dan Membuat Database Baru

Perhatikan pada kolom merah di atas, pastikan Apache dan MySQL sudah berjalan dan terdapat background hijau pada apache dan mysql. Kemudian langkah selanjutnya adalah membuat database, silahkan buka web browser anda. Anda bisa menggunakan mozilla, chrome, opera, ie, safari atau browser yang lainnya, pada artikel ini saya menggunakan browser opera. Setelah browser anda terbuka silahkan ketikkan http://localhost atau 127.0.0.1 pada url browser, lihat gambar dibawah:

Cara Instalasi Xampp Dan Membuat Database Baru

Lihatlah pada gambar di atas setelah anda mengetikkan http://localhost anda akan diarahkan ke http://localhost/dashboard hal ini menunjukkan bahwa xampp sudah berjalan dengan sempurna. Selanjutnya membuat database, silakan ketikkan http://localhost/phpmyadmin atau 127.0.0.1/phpmyadmin maka akan tampil halaman phpmyadmin seperti gambar dibawah:

Cara Instalasi Xampp Dan Membuat Database Baru

Lalu selanjutnya masuk pada menu database, silahkan klik database, lihat pada gambar dibawah:

Cara Instalasi Xampp Dan Membuat Database Baru

Selanjutnya masukkan nama database anda pada kolom create database, lalu klik create:

Cara Instalasi Xampp Dan Membuat Database Baru

Lihat pada menu samping kiri halaman, jika nama database anda sudah masuk dalam daftar database maka database anda sudah berhasil dibuat pada server localhost, lihat pada gambar dibawah:

Cara Instalasi Xampp Dan Membuat Database Baru

Jika database sudah berhasil dibuat, maka anda harus mengingat nama database anda, karena nama database akan di gunakan nanti pada saat membuat web file web atau menginstal cms. Artikel selanjutnya adalah memasang/menginsal cms wordpress pada database yang sudah anda buat silahkan baca artikelnya dengan mengklik link di bawah:

Cara Menginstal Cms Wordpress Di Xampp

Mungkin itu saja pembahasan kali ini tentang "Cara Instalasi Xampp Dan Membuat Database Baru" semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat. Terima kasih.

Hal-Hal Yang Perlu Dipelajari Sebelum Membuat Website

Pernahkah anda berpikir untuk membuat sebuah halaman web sendiri? ya, membuat sebuah halaman web tidaklah sesulit yang anda bayangkan. Anda cukup menulis kode dasar html di notepad kemudian menyimpannya dengan format html itu saja sudah termasuk membuat web. Lah apa benar? ya, hanya saja web yang anda buat dengan notepad tersebut masih offline dan hanya memiliki 1 struktur kode (1buah file html).

Seperti yang kita ketahui ada banyak sekali bahasa program yang mampu membuat halaman web statis seperti HTML, PHP, dll. Sebelum masuk dalam tahap itu anda harus tahu mengenal dasar dari sebuah website, apa perbedaan website dengan blog? apakah content management system itu termasuk website atau blog? kita akan pelajari hal tersebut disini.

Dasar-dasar dari website secara umum

Untuk sebuah website dibutuhkan database untuk menyimpan salinan dari kode dan database membutuhkan sebuah server/penyimpanan. Di dalam database akan termuat sejumlah informasi dan salinan data beruapa dns, dll. Dalam dunia internet server tersebut biasanya disebut hosting yang menyimpan database dari website. Nah, anda perlu belajar database offline yang berada di komputer pc, kita bisa menggunakan software xampp untuk membuat database itu dan di akses melalui alamat localhost.

Apa saja yang diperlukan untuk membuat website

Hal-Hal Yang Perlu Dipelajari Sebelum Membuat Website
Sebelum masuk dalam website yang sesungguhnya (online dan dapat diakses orang diseluruh dunia) kita perlu belajar dasar-dasar dari website itu, seperti membuat database, cara memasukkan file web ke database dll. Jadi anda perlu tools seperti aplikasi xampp (windows) atau lampp (linux).

Setelah membuat database anda perlu membuat file web kemudian memasangnya pada database, pada artikel saya akan menggunakan cms wordpress untuk mengaplikasikannya. Apa gunanya cms (content management system) itu? cms adalah aplikasi untuk membuat web dan untuk menjalankan cms kita memerlukan sebuah database. Untuk informasi lebih lengkap mengenai cms bisa anda baca di sini: http://www.eris.web.id/2016/06/fungsi-cms-dalam-pembuatan-website-atau.html

Apa fungsi xampp tersebut? ya, seperti yang sudah saya paparkan di atas, fungsi xampp adalah untuk membuat database untuk web anda yaitu database yang tersimpan di localhost komputer anda. Jika anda belum mempunyai aplikasi xampp dan cms wordpress silahkan download pada link dibawah ini: 

Link download xampp: https://www.apachefriends.org/download.html
Link download wordpress: https://wordpress.org/download/

Link di atas mengarahkan anda pada situs resmi xampp dan wordpress. Pada link di atas juga terdapat berbagai jenis xampp mulai dari windows, mac dan linux dan versi terbaru dari wordpress. Silahkan download kedua aplikasi di atas sebelum kita mulai belajar membuat sebuah halaman web.

Apakah bisa membuat website tanpa cms?

Jawabannya adalah tentu saja bisa, tanpa cms kita bisa membuat website, namun apakah kita mampu setiap membuat file HTML atau PHP lalu memasukkan file tersebut satu persatu ke database? misalnya anda mempunyai file index.html, about.html dan contact.html kemudian anda harus memasukkan dan merubah isi dari kode tersebut satu persatu ke database. 

Contoh lain misalnya anda ingin memasang link dari index.html menuju about.html anda tentunya pasti merubah file-file tersebut secara manual. Nah disinilah fungsi cms, mengapa para developers website banyak menggunakan cms karena dengan cms kita bisa mengontrol semua file-file website, membuatnya menjadi satu dan bisa saling terhubung secara otomatis, jadi cms lebih mempermudah kita dalam membuat website.

Untuk cara penginstalan xampp, wordpress dan pengaplikasiannya silahkan baca pada link artikel di bawah ini:

Pengertian Dan Fungsi Xampp
Cara instalasi xampp dan membuat database baru
Cara Menginstal Cms Wordpress Di Xampp

Sekian artikel "Hal-Hal Yang Perlu Dipelajari Sebelum Membuat Website" ini saya buat, semoga dapat berguna dan bermanfaat. Terima kasih. Salam blogger indonesia.